Selamat Datang Di Blog Puskesmas Pembantu Pulau Payung | Admin Bidan Dien Musvita, Amd. Keb | Untuk Melihat Gambar Pada Artikel Secara Penuh Klik Gambarnya

Join The Community

Premium WordPress Themes

Search

Kamis, 27 Juni 2013

CARA MENCEGAH KEGUGURAN


Cara Untuk Mencegah Keguguran Ibu Hamil PadaTrimester Pertama

Kehamilan Anda terbagi dalam tiga trimester. Trimester pertama adalah 12 minggu sejak hari pertama Anda terakhir menstruasi. Bagi kebanyakan calon ibu, ini adalah masa-masa yang menggembirakan, mendebarkan, sekaligus penuh keingin tahuan. Begitu banyak perubahan pada diri Anda sejak terjadinya konsepsi janin berkembang pesat dan tubuh Anda juga mulai menyesuaikan diri dengan kehamilan.
Trimester pertama merupakan masa kritis kehamilan. Pada masa ini diperlukan perawatan ekstra agar janin sehat dan ibu tidak mengalami keguguran.
Dr. Rifsia Anjani mengingatkan pada periode tiga bulan awal, asupan makanan harus benar-benar dijaga untuk menekan risiko janin mengalami cacat lahir. Untuk menjaga kesehatan bayi sebaiknya ibu hamil mengonsumsi asam folat 400 mg tiap hari selama 12 minggu.
Asam folat merupakan vitamin B yang larut dalam air. Vitamin ini banyak terkandung pada sayuran berdaun hijau gelap seperti sawi, kangkung, brokoli, dan bayam. Saat hamil, ibu tidak diperbolehkan mengonsumsi ikan mentah seperti sashimi dan sushi.
Pada saat hamil muda sebenarnya aktivitas seks masih boleh dilakukan, asalkan pada trimester pertama frekuensi hubungan seks tidak sesering waktu sebelum hamil. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran spontan.
Posisi saat berhubungan seks juga perlu diperhatikan, jangan sampai menindih perut karena di usia kehamilan muda rahim masih lemah. Selain itu, lakukan pula koitus interuptus, yakni ejakulasi sperma di luar vagina. Prostaglandin yang terkandung dalam sperma bisa merangsang kontraksi uterus sehingga dapat mengakibatkan keguguran.
Meski begitu, keguguran tak hanya disebabkan oleh faktor itu saja. Keguguran bisa terjadi akibat penyakit, trauma pada perut, nutrisi yang kurang bagus atau disebabkan kekejangan otot rahim yang kuat.
Untuk mencegah keguguran, Ibu bisa memperhatikan hal-hal berikut ini :
  • Hentikan kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman keras. Rokok dan alkohol sangat berisiko buruk bagi bayi.
  • Saat hamil muda, wanita sangat rentan mengalami stres. Tak jarang kondisi stres membuat ibu kehilangan napsu makan sehingga perut menjadi kosong. Akibatnya, ibu akan makin merasa mual, kondisi kesehatan makin menurun sehingga pada akhirnya membahayakan kandungan.
  • Konsumsi pisang untuk mengisi perut dan mulai mencari makanan dengan aroma segar seperti biskuit jahe, teh, salad, jus jeruk, atau mint.
  • Jaga keseimbangan psikologis supaya mampu mengatasi kesulitan di awal kehamilan yang biasanya tidak mudah dihadapi, terutama bagi wanita yang baru pertama kali mengalami kehamilan.
  • Rasa kantuk kerap dirasakan oleh ibu hamil. Sebaiknya jangan tunda waktu tidur bila Anda merasa ngantuk. Hal ini bertujuan untuk menyimpan energi dan menjaga stamina.
  • Perbanyak konsumsi makanan kaya zat besi dan hindari makanan yang banyak mengandung vitamin A.
  • Jangan sembarang mengonsumsi obat, suplemen, atau zat-zat kimia lainnya.
  • Jangan melakukan olah raga berat, misalnya, lari atau aerobik high impact.
  • Jangan memakai pakaian ketat yang tidak lentur. Pakaian longgar atau elastis merupakan pilihan lebih baik karena tidak akan mengganggu perkembangan janin. Sama halnya dengan bra, kenakanlah yang nyaman.

Rabu, 26 Juni 2013

MANFAAT JAHE


Jahe (Zingiber Officinale) merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Jahe merupakan tanaman obat tradisional yang memiliki beragam khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh. Besarnya manfaat jahe membuat tanaman ini dikembangkan sebagai suplemen herbal yang sangat diminati oleh banyak pihak.
Manfaat jahe tidak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa saja, tetapi kini banyak herbalis yang telah memanfaatkan jahe untuk bayi. Manfaat jahe untuk bayi dibuktikan dengan adanya kandungan zat-zat penting pada jahe yang sangat baik untuk tubuh bayi. Zat-zat dalam jahe yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh bayi diantaranya adalah resin, minyak atsiri, gliserol, enzim protease, enzim lipase dan gingerol.
Dari kandungan zat yang ada dalam jahe maka sangat jelas bahwa jahe memiliki manfaat besar untuk bayi. Manfaat jahe untuk kesehatan bayi diantaranya adalah :
  • Kandungan minyak atsiri, zingiberen, zingerol, dan resin yang terdapat pada obat tradisional jahe dapat memberikan rasa hangat pada tubuh bayi. Sehingga bayi akan merasa nyaman dan rileks. Pemanfaatan jahe untuk bayi sebagai penghangat tubuh, sangat baik dilakukan pada saat musim dingin, hal tersebut dapat mencegah terjadinya penurunan suhu tubuh bayi secara drastis, saat terjadinya musim dingin.
  • Jahe mempunyai zat aktif yang dapat menambah nafsu makan bayi.
  • Enzim protease dan enzim lipase pada jahe dapat mencerna lemak dan protein dengan baik. Hal tersebut membantu proses penyerapan makanan pada saluran pencernaan bayi, sehingga lambung bayi menjadi lebih sehat.
  • Jahe dapat melancarkan sistem aliran darah pada tubuh, dimana hal tersebut dapat meringankan kerja jantung bayi. Sehingga bayi akan terlihat tenang dan rileks.
  • Kandungan gliserol pada jahe dapat mencegah perut mual dan muntah-muntah pada bayi.
  • Air perasan jahe dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang baik untuk mengatasi beberapa penyakit yang sering terjadi pada bayi seperti masuk angin, batuk, pilek, influenza, radang tenggorokan, dan diare.
  • Air perasan jahe dapat berguna sebagai antioksidan bagi tubuh bayi, sehingga kesehatan tubuh bayi akan lebih stabil.
Jahe untuk bayi dapat di konsumsi dengan cara menambahkan gula, madu atau sari buah pada air perasan jahe, sehingga rasa pedas pada jahe dapat terkurangi.

MANFAAT IMUNISASI BAGI ANAK

Manfaat Besar Imunisasi Bagi Bayi Dan Anak


Anda pasti sudah sering mendengar istilah Imunisasi, tapi mungkin Anda belum tahu lebih dalam apakah sebenarnya Imunisasi dan apa manfaat dari Imunisasi.
Imunisasi adalah suatu upaya untuk mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman atau bibit kuman yang telah dilemahkan atau dimatikan kedalam tubuh. dengan memasukan kuman atau bibit penyakit tersebut, tubuh dapat menghasilkan zat anti yang pada saatnya digunakan tubuh untuk melawan kuman atau bibit penyakit penyerang tubuh
Program Imunisasi adalah cara terbaik untuk melindungi seseorang dari serangan penyakit yang berbahaya dan juga mematikan khususnya bagi Bayi dan Anak-anak. Banyak sekali kematian akibat penyakit bisa dicegah dengan menggunakan Imunisasi ini, akan tetapi banyak orang yang masih meragukan tentang keamanannya. Berikut akan dijelaskan apakah manfaat Imunisasi untuk Bayi dan Anak.
Imunisasi di Indonesia mulai dikenal oleh masyarakat pada tahun 1970 dimana saat itu yang ditarget tentu saja Bayi dan Anak-anak. Ya, pemberian Imunisasi pada Bayi ini bertujuan agar tidak rentan terkena penyakit sejak dini sehingga ketika tumbuh Dewasa, Bayi tersebut bisa hidup dengan sehat dan aktif. Sejak dulu, Imunisasi ini pada dasarnya bertujuan untuk membangkitkan kekebalan tubuh yang ada didalam tubuh manusia sehingga mampu menepis penyakit berbahaya yang akan menyerang tubuh, tanpa menimbulkan efek samping atau pun efek berbahaya lainnya.
Ada beberapa penyakit infeksi yang cukup berbahaya dan bisa dicegah dengan baik oleh Imunisasi ini, di antaranya : Penyakit Polio, Campak, Hepatitis A, Hepatitis B dan juga Tetanus. Memang tidak semua penyakit ini membahayakan jiwa manusia, akan tetapi jika tidak diberikan Imunisasi untuk mencegahnya maka kejadian seperti cacat tubuh sangat mungkin untuk terjadi. Nah untuk lebih jelasnya mengenai Imunisasi.
Manfaat Imunisasi untuk Bayi dan Anak :
1.   Menghindarkan Bayi dari Serangan Penyakit.
Tentu saja seorang Ibu atau Ayah yang mengikutkan anaknya dalam program Imunisasi ingin agar anaknya kebal dari berbagai macam penyakit yang cukup berbahaya dan menular. Ya, dengan melakukan Imunisasi sejak dini ini akan memberikan Bayi kehidupan yang sehat hingga dirinya tumbuh menjadi dewasa dan juga aktif.
2.   Memperkecil Kemungkinan Terjadinya Penyakit Menular.
Dengan memberikan Imunisasi pada sang Bayi, maka Anda sudah menambah jumlah manusia yang memiliki kekebalan tubuh tinggi terhadap penyakit. Sehingga apabila jumlahnya semakin banyak, kemungkinan besar sangat sedikit penyakit menular yang masih berkeliaran di luar sana. Tentunya Anda sebagai Orang Tua bisa bernafas lega karena Anda tidak perlu khawatir dengan Anak Anda yang hobi bermain di luar atau bersosial dengan yang lainnya.
3.   Meningkatkan Kesehatan Nasional.
Manfaat Imunisasi ini selain bisa menghindarkan para Bayi dan Anak-anak dari penyakit menular juga bisa meningkatkan taraf kesehatan nasional. Ya, semakin banyak Anak yang sudah diberikan imunisasi maka akan semakin memperkecil penyakit untuk menyebar dimanapun termasuk taraf nasional. Apabila Imunisasi ini dibudayakan oleh semua orang maka bukan tidak mungkin jika mereka pun yang belum di Imunisasi secara lengkap bisa merasa aman dari penyakit tersebut. Dan tentunya ini akan sangat menyenangkan bukan?
Begitu besar Manfaat Imunisasi untuk Bayi dan Anak Anda, jadi apakah saat ini Anda masih meragukan program Imunisasi yang sangat direkomendasikan oleh para Ahli Kesehatan ini? Boleh saja Anda masih ragu dan takut efek sampingnya karena memang Imunisasi menggunakan obat-obatan yang bersifat kimia, akan tetapi ada baiknya Anda mengkonsultasikan permasalahan ini dengan para Dokter ataupun Ahli Kesehatan, sehingga nantinya Anda bisa mendapatkan penjelasan yang baik dan Anak Anda juga tidak terlambat dalam pencegahan penyakit.

KESEHATAN IBU DAN BAYI BARU LAHIR

Informasi Mengenai Kondisi Kesehatan Ibu Dan Bayi Baru Lahir

 

          Melahirkan adalah sebuah proses besar bagi seorang wanita. Dibutuhkan berbagai daya dan upaya untuk melalui proses tersebut,tenaga, pikiran, psikologis, uang bahkan keberanian dan ketulusan. Namun biasanya pengorbanan tersebut pada saat melahirkan akan terbayar tatkala proses melahirkan berjalan dengan lancar dan dengan hadirnya si mungil yang sehat. Rasa bahagia menyeruak tatkala setelah perjuangan yang melelahkan, kini hadir dalam dekapan ibu seorang bayi, harapan keluarga semua.
Ketika bayi lahir ke dunia, tentu rasa bahagia tak terkira. Peran baru telah menanti, yakni menjadi seorang ibu. Namun, rasa gamang mulai menghantui, dapatkan menjadi ibu yang baik bagi bayi mungilku? Pertanyaan lain, mengapa kulit bayiku merah? Rambutnya kok gundul atau bahkan lebat sekali? Mengapa kepalanya besar? Mengapa bayiku kuning?
Beberapa informasi mengenai kesehatan ibu dan bayi baru lahir dan anak terangkum di bawah ini :
1.   Kondisi Ibu Dua jam pertama.
Dokter atau bidan akan memantau perkembangan ibu selama 2 jam pertama, apakah mengalami pendarahan atau tidak. Disarankan ibu untuk tidak banyak bergerak dulu.
2.   Jahitan.
Jahitan paska melahirkan terutama di bagian vagina harus tetap di jaga kebersihannya. Gunakan sabun yang sesuai untuk membersihkan.
3.   Minum Air Putih.
Perbanyak minum air putih akan menghindari dari rasa sembelit. Usai melahirkan ibu akan sulit BAB. Untuk itu berbanyak minum, sayuran dan makan buah-buahan.
4.   Susah Tidur.
Istirahat yang cukup akan mempercepat proses pemulihan. Batasi tamu yang berkunjung melihat anda dan bayi. Jika bayi tidur, cobalah ikut tidur agar badan segar kembali. Kurang tidur menyebabkan darah tinggi.
Adapun Kesehatan Bayi yang Baru Lahir adalah sebagai berikut :
1.   Kulit Merah.
Terlihat jelas jika bayi menangis, kulitnya akan memerah, bahkan ada yang kebiruan. Kondisi ini bersifat sementara.
2.   Rambut.
Ada yang lahir dengan rambut gundul (tipis) dan ada yang lebat. Rambut bayi ini bersifat sementara, perlahan akan rontok dan digantikan dengan rambut baru secara bertahap.
3.   Kepala Besar.
Cara mengejan ibu akan mempengaruhi bentuk kepala bayi. Namun, bentuk kepala bayi akan normal sediakala sekitar 2 minggu.
4.   Kuning.
Kulit bayi sedikit menguning sekitar 3 hari pertama. Namun, tak perlu risau, hal ini disebabkan oleh pemecahan hemoglobin (sel darah merah) dalam jumlah tinggi untuk pengangkutan oksigen.
Setelah mengetahui informasi kesehatan ibu bayi baru lahir dan anak diharapkan calon ibu akan lebih siap menghadapi paska melahirkan.

7 TANDA - TANDA BAHAYA KEHAMILAN

    7 Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan

 

Kehamilan merupakan hasil konsepsi antara ovum (sel telur) dan spermatozoa (sel mani) yang disertai nidasi hasil konsepsi. Kehamilan normal, mulai dari ovulasi sampai partus lamanya kira – kira 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari), tapi terkadang suatu kehamilan berakhir sebelum waktunya dan ada kalanya melebihi waktu yang normal. Kehamilan dibagi 3 triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan, triwulan kedua dimulai dari bulan ke 4 sampai 6 bulan, triwulan ketiga dari bulan ke 7 sampai 9 bulan.
Kehamilan sangat dinanti oleh para Ibu, terutama yang baru saja menikah. Beberapa bahaya kehamilan harus diperhatikan jangan sampai dilupakan, hal ini terkait dengan kesehatan ibu dan anak dengan tujuan mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
Untuk menghindari bahaya kehamilan pada ibu hamil,maka perlu mengetahui tanda bahaya hamil untuk dapat mewujudkan cita cita tersebut tentu perlu dukungan dari seluruh anggota keluarga, saya berusaha membagikan beberapa informasi yang berkaitan dengan “Pengenalan tanda bahaya pada ibu hamil” melalui  tulisan yang tersaji  kali ini, semoga dapat dibagikan pada teman kerja, tetangga dan sahabat para ibu yang sedang hamil.
Pada keadaan yang bagaimana saja ibu hamil perlu mendapat kewaspadaan dan termasuk salah satu tanda bahaya kehamilan?
1.   Demam tinggi.
Ibu hamil dalam usia kehamilan berapapun bila mengalami panas  atau demam tinggi perlu segera dibawa kepada tenaga kesehatan atau pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pertolongan. Keterlambatan penanganan dapat menimbulkan bahaya bagi ibu akibat infeksi. Selain itu, bayi berpotensi mengalami keguguran dan terlahir prematur bahkan kematian bayi dalam kandungan.
Saran  : Ibu hamil dengan panas tinggi tidak dianjurkan untuk minum obat penurun panas tanpa ada pemeriksaan dari tenaga kesehatan. Selama mengalami demam ibu hamil minum air putih yang cukup agar tidak terjadi kekurangan cairan tubuh. Bila sudah mendapat pengobatan, sebaiknya ibu hamil istirahat  tirah baring di atas tempat tidur hingga suhu tubuh kembali normal .
2.   Bengkak di tangan, kaki dan wajah.
Memasuki masa kehamilan beberapa perubahan tubuh pada ibu hamil antara lain adalah kenaikan berat badan  dan sedikit pembengkakan pada bagian tubuh seperti tangan, kaki dan wajah. Namun waspada bila terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tersebut dan diikuti dengan nyeri tengkuk, nyeri ulu hati dan pusing kepala bahkan kejang – kejang mendadak  dan disertai pertambahan berat badan  berlebihan selama hamil  juga perlu diwaspadai.Semua tanda tersebut mengarah pada keadaan keracunan kehamilan atau disebut dengan preeklampsia dan eklampsia bila kejang.
Saran : Untuk mengetahui pembengkakan yang tidak normal antara lain dengan menekan pada daerah tungkai kaki yang bengkak, bila bagian yang ditekan tampak cekung dan tidak segera kembali seperti semula berarti terdapat penumpukan cairan. Untuk ibu hamil yang mengalami kenaikan tekanan darah selama kehamlan seringkali diikuti dengan pembengkakan pada anggota tubuh kaki , bila sudah mendapat perawatan dan pengobatan sebaiknya ibu hamil sering sering mengganjal kedua kaki lebih tinggi dari tubuh agar memperlancar aliran darah dan mencegah penumpukan cairan berlebihan di area kaki. Hindari penggunaan pakaian yang ketat selama hamil. Ibu hamil dengan kondisi bengkak, pusing kepala, nyeri tengkuk dan ulu hati , mata berkunang kunang wajib segera memeriksakan diri ke bidan dan tenaga kesehatan terdekat.
3.   Ibu hamil mengalami perdarahan atau mengeluarkan bercak darah dari jalan lahir.
Pada masa hamil muda, keadaan ini dapat menimbulkan bahaya keguguran pada janin dalam kandungan. Pada usia kehamilan yang lanjut mendekati cukup bulan, bila tiba tiba mengalami keluar  darah merah segar maupun gumpal kehitaman dari jalan lahir kemungkinan besar berasal dari ari-ari atau plasenta yang terlepas sebagian sebelum bayi lahir. Pada kondisi ini  sebaiknya  ibu hamil segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan.
Saran : Pada saat mengalami perdarahan seorang ibu hamil harus segera tirah baring agar perdarahan tidak semakin banyak. Bila perdarahan cukup banyak hingga menembus kain atau pakaian dan tempat pelayanan kesehatan jauh sebaiknya selama perjalanan menuju ke rumah sakit posisikan kedua kaki lebih tinggi dengan di ganjal bantal. Kepala dibaringkan datar sejajar tubuh. Beri minum manis pada ibu hamil yang mengalami perdarahan. Jangan memaksakan diri menuju rumah sakit yang jauh, segera menuju di tempat pelayanan kesehatan yang ditemukan dalam  perjalanan agar mendapat tindakan pertolongan penambahan cairan dan upaya penghentian perdarahan. Keterlambatan penanganan sering terjadi karena keluarga berusaha menuju rumah sakit yang jauh tanpa adanya tindakan darurat dari tenaga kesehatan terdekat.
4.   Keluar air ketuban.
Bagi ibu hamil dalam usia kehamilan berapapun bila mengalami ada cairan keluar dari jalan lahir, baik itu merembes maupun mengalir, segera menuju ke tempat pelayanan kesehatan untuk memastikan apakah ibu mengalami pecah ketuban. Jangan lupa perhatikan warna air ketuban atau perembesan air ketuban. Beritahukan pada bidan saat memeriksa misalnya banyaknya air ketuban hingga membasahi sprei atau berapa kali ganti pembalut, warna dan baunya.
Saran : Jangan menunda untuk memeriksakan diri karena air ketuban semakin berkurang dan bisa kering.  Berisiko bayi mengalami infeksi dalam kandungan. Terutama bila air ketuban yang keluar berwarna kuning kental atau kehijauan bau, ibu hamil wajib segera datang kepada tenaga kesehatan terdekat. Bila terasa ada perembesan air ketuban atau ada cairan ketuban mengalir dari jalan lahir  sebaiknya ibu hamil segera di bawa ke bidan atau dokter dan posisikan duduk atau bila air ketuban mengalir deras upayakan  berbaring selama perjalanan agar tidak semakin banyak cairan yang keluar.
5.   Gerakan bayi berkurang atau tidak bergerak sama-sekali.
Pada kehamilan yang masih muda memang belum dapat dirasakan. Pada umumnya, memasuki kehamilan lima bulan, ibu hamil semakin sering meraskan gerakan gerakan janin dalam kandungan. Bila dalam keadaan terjaga, diharapkan seorang ibu hamil bisa merasakan gerakan janin  kurang lebih sepuluh kali dalam 12 jam. Bila ibu tidak merasakan gerakan janin sebaiknya segera menuju ke tempat pelayanan kesehatan agar tidak terlambat dan terjadi kematian janin dalam kandungan.
Saran : Ibu hamil bisa mempraktekkan menghitung gerakan janin ini misalnya dengan menulis di kertas saat sambil bekerja, misalnya dengan membuat tulisan dengan sepuluh huruf : “ S A Y A N G    B A Y I “  bila setiap merasakan bayi bergerak, segera ibu menulis satu huruf saja maka selama bekerja di kantor atau saat di rumah. bila sudah terangkai kalimat sayang bayi berarti sudah aman. Atau bila ibu rumah tangga bisa dengan menggunakan koin uang logam, saat bayi bergerak tandai dengan koin uang logam yang dikumpulkan dalam wadah kecil, bila sudah terkumpul sepuluh koin berarti bayi aman. Namun demikian perlu tetap di waspadai bila bayi tiba tiba berhenti bergerak sama sekali setelah gesit bergerak terus menerus tanpa henti. Pada beberapa kasus bayi dengan lilitan tali pusat seringkali janin dalam kandungan setelah bergerak lincah, tiba-tiba bayi tidak bergerak sama sekali .
Untuk merangsang gerak bayi  sehari hari bisa dilakukan antara lain  ibu coba berbaring miring ke satu sisi tubuh ke arah kiri dan usap perlahan perut ibu, ajak bayi berkomunikasi sambil ibu relaksasi dan menarik nafas panjang.
6.   Ibu muntah terus menerus dan tak bisa makan sama sekali.
Ada perubahan hormon tubuh yang berguna untuk mempertahankan  pertumbuhan dan menjaga kehamilan. Namun pada beberapa ibu hamil hal ini dapat mengakibatkan muntah berlebihan bahkan hingga kesadaaran menurun akibat kekurangan cairan dan zat makanan. Keadaan ini sangat membahayakan kondisi ibu dan janin dalam kandungan
Saran : Segera membawa ibu hamil yang mengalami muntah berlebihan dan tidak bisa makan atau minum, ataupun dalam keadaan setelah makan dan minum ibu hamil langsung muntah lagi dan terdapat demam. Bila dalam pemeriksaaan ternyata  ibu hamil disarankan untuk perawatan di rumah sakit dan dibantu dengan penambahan cairan  makanan melalui infus maka hendaknya ada dukungan dari keluarga. Keluarga bisa membantu mengamati tanda – tanda ibu hamil kekurangan cairan tubuh antara lain bibir kering dan pecah pecah, nafas bau, kulit kekenyalan menurun saat di cubit, keriput tidak segera kembali, mata tampak cekung dan peningkatan suhu tubuh.
7.   Ibu mengalami cedera atau trauma pada daerah perut.
Keadaan cedera tersebut bisa diakibatkan kecelakaan, terjatuh maupun akibat tindakan kekerasan misalnya dipukul atau ditendang daerah perut. Keadaan seperti ini dapat berakibat ibu mengalami perdarahan, keguguran dan gangguan pertumbuhan dalam rahim.
Saran : Bila melihat ibu hamil mengalami  benturan pada perut atau terjatuh karena kecelakaan di lalulintas walaupun tidak terluka sebaiknya  segera membawa ibu hamil kepada petugas kesehatan maupun pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat pemeriksaan. Ibu hamil dengan tindakan kekerasan fisik hingga saat ini masih ditemukan.Perlu adanya kerjasama dari lingkungan masyarakat untuk menyadarkan pentingnya menjaga keselamatan dan menyayangi ibu hamil.
Semoga bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat dalam membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda bahaya pada ibu hamil dan semakin menyayangi para ibu hamil dengan memberi perhatian khusus mulai dari hal – hal sederhana, misalnya tidak merokok di depan ibu hamil, memberi tempat duduk pada ibu hamil yang berdiri di bus kota atau kereta api, segera membantu mengantarkan ibu hamil ke petugas kesehatan bila menemukan keadaan ibu hamil dalam tanda bahaya, memberi dukungan mental pada ibu hamil dan sebagainya.

Selasa, 25 Juni 2013

PROFIL ADMIN

PROFIL ADMIN

Nama       : Dien Musvita, Amd. Keb

                  NIP :1973122419921222001

Alamat      : Desa Pulau Payung Kec. Rumbio Jaya Kab.

                   Kampar Prov.  Riau

Pekerjaan  : Bidan Desa Pulau Payung

Jabatan      : Pimpinan Puskesmas Pembantu Pulau Payung

Moto         : Memberikan yang terbaik untuk masyarakat

Harapan    : Ingin menjadikan pustu pulau payung sebagai

                   pusat pelayanan kesehatan Online dan terpadu

                   serta menjadikan desa pulau payung sebagai

                   desa siaga.


BAKTI SOSIAL PENGOBATAN CUMA – CUMA DI DESA PULAU PAYUNG







         Acara yang di langksanakan oleh PT. Jamsostek ini berjalan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak terutama tenaga kesehatan yang ada di desa dan acara ini juga dihadiri oleh kepala Puskesmas Rumbio jaya beserta  camat dan pemerintah desa pulau payung, antusias masyarakat dapat dilihat dari banyak nya masyarakat yang  melakukan pengobatan, hal ini menunjukan bahwa masyarakat desa pulau payung sangat perduli akan penting nya kesehatan.